Arsip Tag: Upacara Tradisi Jawa Timur

Tedhak Siten, Upacara Tradisi Jawa Timur

Apabila usia bayi telah mencapai tujuh bulan (Jawa : 6 lapan) di­rayakan dengan upacara yang disebut tedhak siten, yang oleh sementara orang juga disebut pitonan. Menurut artinya tedhak siten berasal dari kata tedhak dan siti. Tedhak artinya turur sedang siti … Baca lebih lanjut

Galeri | Tag , , , , , | 2 Komentar

Nyataun, Upacara Tradisi Jawa Timur

Upacara masa kanak-kanak, pada setiap daerah di Jawa Timur terdiri dari beberapa upacara, diantaranya adalah upacara : Nyetauni, Nyapih dan sunatan. Setelah upacara tedhak siten, upacara diadakan lagi ke­tika anak berumur satu tahun, oleh karena itu upacara ini di­sebut nyetaun. … Baca lebih lanjut

Galeri | Tag , , , , , | Meninggalkan komentar

Mrocoti, Upacara Tradisi Jawa Timur

Upacara mrocoti dilaksanakan apabila kandungan sang calon ibu mencapai umur lebih kurang 9 bulan. Mrocoti berasal dari kata procot, dalam bahasa Jawa keluarnya segala sesuatu dari lobang dengan cepat. Sajian untuk upacara ini berupa :  jenang sumsum (bubur dari tepung … Baca lebih lanjut

Galeri | Tag , , , , , , | Meninggalkan komentar

Ngandhangake, Upacara Tradisi Jawa Timur

Andaikata kandungan sampai umur 12 bulan bayi belum lahir, maka diadakan upacara ngandhangake. Dalam upacara ini, perempuan yang mengandung diperlakukan seperti seekor kerbau. Karena biasanya kerbau melahirkan setelah mengan­dung 12 bulan. Upacara ini biasanya diadakan pada siang hari yaitu pada … Baca lebih lanjut

Galeri | Tag , , , , , , | Meninggalkan komentar