Arsip Kategori: Th. 2006

tahun terbit informasi

Tradisi Lamaran di Kabupaten Lamongan

Istilah yang berlaku di daerah Lamongan berumah tangga adalah laki-rabi Bahwa wanita membutuhkan laki-laki, dan pria membutuhkan rabi. Maka dari itu wanita dan pria melaksanakan laki-rabi agar mempunyai keturunan. Menurut istilah Lamongan tidak ada wanita yang rabi, tetapi wanita yang … Baca lebih lanjut

Galeri | Tag , , , , , , , | 1 Komentar

Legenda tradisi melamar, di Kabupaten Lamongan

Latar belakang terjadinya tradisi wanita melamar pria di daerah Lamongan ini menurut para narasumber adalah sebagai berikut. Bupati Lamongan yang ketiga, yaitu Raden Panji Puspokusumo adalah putera Cakraningrat dari Madura yang masih keturunan ke 12 dari Prabu Hayam Wuruk raja … Baca lebih lanjut

Galeri | Tag , , , , , | Meninggalkan komentar

Pengantin Bekasri

Di berbagai daerah di Indonesia mempunyai perbendaharaan tradisi tata rias dan tata busana mempelai. Begitu pula di Jawa Timur juga mempunyai tata rias dan busana mempelai gaya Madura, gaya Surabaya, gaya Mojoputri yang dikembangkan di daerah Mojokerto, dan di Lamongan … Baca lebih lanjut

Galeri | Tag , , , , , , , , , , , , | Meninggalkan komentar

Pengantin Bekasri, Tradisi pernikahan di Lamongan

Daerah Lamongan mempunyai tradisi sendiri dalam melaksanakan upacara pernikahan. Tradisi pernikahan di Lamongan ini disebut Pengantin Bekasri, berasal dari kata bek dan asri; bek berarti penuh, dan asri berarti indah menarik, jadi Bekasri berarti penuh dengan keindahan yang menarik hati. … Baca lebih lanjut

Galeri | Tag , , , , , , , , , , | Meninggalkan komentar

Sejarah Pembentukan Kabupaten Sidoarjo

Jalan Lempeng Ke Sidoarjo Perjalanan Sidoarjo menjadi daerah yang mandiri tidak memerlukan proses yang berbelit. Saat itu wilayah Surabaya sangat luas, bahkan sampai ke Pulau Kalimantan. Pembentukan Kabupaten Sidoarjo merupakan salah satu cara untuk mempermudah pengawasan terhadap Kabupaten Surabaya setelah … Baca lebih lanjut

Galeri | Tag , , , , | Meninggalkan komentar

Bupati Sidoarjo Era Kolonial

Semula rumah Kabupaten di daerah kampung Pandean, kemudian Bupati  Cokronegoro I memindahkannya ke Kampung Pucang (Wates). Adapun tetenger pemindahan ini adalah Masjid Jamik (Masjid Agung), Pesarean Pendem (Asri).  Tahun 1862, beliau wafat setelah menderita sakit, dan dimakamkan di Pesarean Pendem … Baca lebih lanjut

Galeri | Tag , , , , , , | Meninggalkan komentar