Arsip Harian: 12 Oktober 2012

Upacara Papar – Giri

Di kalangan masyarakat Madura, dahulu mengenal upacara tradi­sional yang menyangkut seorang anak yang menjelang masa dewasa. Ada dua upacara yang dahulu dilakukan oleh seorang anak perempuan yaitu upacara papar-giri, yaitu upacara potong gigi, dan upacara ketika menda­pat haid yang pertama … Baca lebih lanjut

Galeri | Tag , , , , , , | Meninggalkan komentar

Upacara Khitan

Berkhitan bagi masyarakat Madura dianggap tahap pen­ting bagi kehidupan seorang anak. Khitan itu telah diadatkan, dan bagi keluarga yang tidak mengkhitankan anaknya dianggap kafir. Bahkan bagi bayi perempuan yang baru lahir sering kali dikhitan. Sedang anak laki-laki biasanya dikhitan jika … Baca lebih lanjut

Galeri | Tag , , , , , , | 1 Komentar

Upacara Toron Tana

Galeri ini berisi 1 foto.

Upacara toron tana, dilakukan kepada bayi yang sudah berumur tujuh bulan. Dengan upacara itu dimaksudkan agar si bayi “mengenal” bumi tempat ia hidup. Dengan melalui upacara itu diharapkan si bayi mengenal tanah leluhurnya, diperkenalkan secara simbolik kepada tanah sebagai sumber … Baca lebih lanjut

Galeri | Tag , , , , , | Meninggalkan komentar

Upacara Colpak Ko-pangko

Apabila seorang bayi telah terlepas pusatnya, dikalangan masyarakat Madura, diadakan upacara Ko-pangko’. Dengan upacara itu dimaksudkan, bayi di pangku secara bergantian oleh kerabat perempuan suaminya dan saudara perempuan ibunya. Upacara ini diadakan setelah colpak bujel, yaitu apabila pusar si bayi … Baca lebih lanjut

Galeri | Tag , , , , , , | Meninggalkan komentar

Upacara Menanam Tembuni

Galeri ini berisi 1 foto.

Sebelum upacara menanam tembuni berlangsung, dilaku­kan persiapan untuk menanamnya. Menanam ari-ari ini, harus dilakukan oleh ayahnya sendiri, sebab itu Buser kemudian membuat galian (lobang) di muka rumah, karena bayinya laki- laki. Seandainya bayinya perempuan, lobang untuk menimbun ari-ari itu, ditempatkan … Baca lebih lanjut

Galeri | Tag , , , , , , | Meninggalkan komentar

Upacara Mesae, Adat Madura

Mesae, artinya memisah, yaitu memisahkan si anak dari susu ibunya. Upacara mesae diadakan jika umur bayi sudah mencapai 9 bulan. Kadang-kadang sampai usia 12 bulan si anak baru disapih. Sebelum seorang ibu mesae anaknya, lebih dahulu harus meminta nasehat Kyae … Baca lebih lanjut

Galeri | Tag , , , , , , | Meninggalkan komentar