Mainan Anak Tempo Dulu


HANNY’S CRAFT
Melestarikan Mainan Anak Tempo Dulu

Hanny’s Craft  memproduksi Mainan Tempo Dulu, berada di  Jl. Demak Jaya I no. 5-9 Surabaya. Masih ingatkah masa kecil anda? kira-kira tahun 70an dulu bagaimanakah jenis dan bentuk mainan anak-anak saat itu? Saat itu mainan anak-anak masih bersifat tradisional dengan bahan alami baik dari kayu maupun lainnya yang memanfaatkan alam sekitarnya, sebut saja mainan kluntungan, ethek-ethek, othok-othok, suara katak dan suara belalang dengan bahan kayu, sedangkan yang selain kayu antara lain laba-laba merayap, gambang mini, dan kapal api dengan bahan bakar minyak goreng.

Tentu saja sulit sekali saat ini kita menemukan mainan-mainan tersebut ditengah jenis mainan yang serba modern saat ini. Anak-anak sekarang lebih menyukai berbagai mainan modern serba otomatis. Dari sisi kreatifitas hal ini dapat berakibat negative karena anak-anak sudah dapat membeli mainan tanpa harus berkreasi membuat sendiri.

Kondisi ini mengetuk hati seorang pengusaha ulet bernama Bambang Budi. Melalui usahanya Hanny’s Craft Bambang mencoba membangkitkan kembali kenangan mainan anak-anak masa lalu dengan memproduksi berbagai produk mainan tradisional yang dikemas lebih artistik dan sangat menarik.

Melalui kerja kerasnya usaha Bambang Budi masih bisa eksis sampai sekarang bahkan semakin meningkat karena secara kontinyu melakukan promosi melalui berbagai kegiatan pameran di Jawa Timur dan Jakarta yang difasilitasi Dinas Perindustrian dan Perdagangan Propinsi Jawa Timur, produk mainan tradisional Hanny’s Craft sangat menarik dan mendapatkan apresiasi masyarakat bukan hanya lokal namun juga wisatawan asing.

Sebagaimana pada Pekan Produk Budaya Indonesia 2007 di Jakarta, Hanny’s Craft memperoleh penghargaan produk mainan anak-anak tradisional terbaik. Ibu Wapres, Ny. Jusuf Kalla juga secara khusus berkunjung ke stand Hanny’s Craft dan sempat mencoba mainan tradisional tersebut dan berpesan untuk tetap melestarikan produk-produk yang bersifat tradisional tersebut.

Rasanya memang dibutuhkan orang-orang seperti Bambang Budi ini agar produk maupun mainan yang bersifat tradisional tetap dapat dilestarikan dan dapat kita nikmati sekaligus menjelaskan kepada anak-anak kita bagaimana bentuk dan jenis mainan pada masa lalu.

Disamping itu dengan kreatifitas seperti yang dilakukan Hanny’s Craft dapat membuka lapangan kerja serta menggerakkan sektor-sektor ekonomi lainnya. (son)

‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾
Artikel di atas dinukil oleh Tim Pustaka Jawatimuran dari koleksi Deposit – Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur: Indag, No. 9, Maret 2008, hlm. 30

About these ads

Tentang Pusaka Jawatimuran

Semua tentang Jawa Timur
Galeri | Tulisan ini dipublikasikan di Sentra, Surabaya dan tag , , , , , . Tandai permalink.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s