Kampung Ndersmo, Kawasan Pesantren Tua Surabaya


Membaca Qur’an di Kampung Ndersmo
Keseharian santri di kawasan pesantren tua Surabaya

Dari pintu gerbang kayu pondok pesantren kawasan Sidosermo, Surabaya, menyeruak belasan remaja dengan peci putih membawa kitab di dada. Pelajaran ngaji pagi itu berakhir saat matahari tak lagi hangat. Kekhusyukan ngaji berganti kesibukan mencuci dan membersihkan kamar.

Kampung Ndresmo, sebutan Suroboyoan untuk Sidosermo, hingga kini masih dikenal sebagai kampung pesantren sejak didirikan oleh Mas Sayyid Ali Akbar, tokoh agama asal Cirebon, sekitar 400 tahun lalu. Kini, tak kurang dari 20 pondok pesantren kecil dan besar bertebaran di perkampungan padat ini. Satu diantaranya adalah Pondok Pesantren At-Tauhid. Di sini, santri tidak saja belajar mengaji, namun juga punya kesempatan mendapatkan pendidikan umum di sekolah yang disediakan pengelola pondok.

Akses informasi ke dalam pondok pesantren juga beragam. Santri tidak saja fasih membaca kitab, namun juga membaca koran dan komik di waktu senggang. Pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan tertua di Indonesia tak lagi berkutat pada kajian agama secara tradisional, pemahaman ilmu pengetahuan dan bahasa asing pun akan jadi bekal para santri untuk berdakwah nanti. mi naskah/foto : m ismuntoro

‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾‾
Artikel di atas dinukil oleh Tim Pustaka Jawatimuran dari koleksi Deposit – Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur: Mossaik, Oktober 2005, Surabaya, 2005, hlm. 12.

About these ads

Tentang Pusaka Jawatimuran

Semua tentang Jawa Timur
Galeri | Tulisan ini dipublikasikan di Surabaya, Wisata Relegi dan tag , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s