Prasasti: Kabupaten Kediri


Kabupaten Kediri sebagai salah satu tujuan Wisata Budaya yang memiliki potensi tidak kalah menariknya dengan daerah-daerah lain, berlokasi diantara daerah kabupaten dan kota yang memiliki karakteristik budaya Jawa serta peninggalan sejarah utamanya dari zaman Kerajaan Kediri merupakan aset Pariwisata Budaya Daerah.

Catatan ini merupakan salah satu alternatif bagi masyarakat yang belum sempat mengadakan kunjungan atau berapresiasi terhadap ragam Cagar Budaya yang berada di Kabupaten Kediri.
Adapun keberadaan Prasasti adalah salah satu pendukung Wisata Budaya Daerah Kabupaten Kediri.

Prasasti Harinjing
Prasasti Harinjing berisi tentang penganugrahan daerah perdikan (sima) oleh Raja Mataram Kuno, Rakai Layang Dyah Tulodhong kepada Bhagawanta Bhari atas jasanya membangun tanggul di Sungai Harinjing untuk mencegah banjir serta meningkatkan hasil pertanian.

Sebagai bentuk penghormatan serta mengenang tokoh BHAGAWANTA BHARI atas jasanya memperoleh tanah perdikan dan memakmurkan masyarakat Kediri berdasarkan Prasasti Harinjing ini maka tangal 25 Maret ditetapkan sebagai Hari Jadi Kabupaten Kediri dengan rangkaian upacara dan Prosesi. Prasasti Harinjing sekarang disimpan di Museum Nasional Jakarta.

Prasasti Siman
Prasasti Siman oleh masyarakat setempat disebut sebagai Punden Mbah Gurit letaknya beract.a di Desa Siman, Kecamatan Kepung, prasasti dalam aksara jawa kuno ini berjumlah dua buah dan diperkirakan masih asli berada ditempatnya (in situ). Berdasarkan simbol yang digunakan pad a salah satu dari prasasti yaitu bunga lotus dapat diketahui bahwa prasasti ini dikeluarkan pada masa Kerajaan Singasari.

Prisasti Pohsarang/Watu Tulis Pohsarang
Prisasti Pohsarang/Watu Tulis Pohsarang sebenarnya memiliki nama asli Prasasti Lucem (lusem). Prasasti ini terletak di lereng sebelah timur Gunung Wilis dan berada pada salah satu sisi Sungai Kedak, Desa Pohsarang, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri, Provinsi Jawa Timur.

Kondisi prasasti ini masih sangat baik, menghadap ke arah barat laut. Prasasti Pohsarang bertuliskan huruf Kadiri Kwadrat (Kadiri Block Letter) dengan bahasa Jawa Kuna, dipahatkan pada sebuah batu alam utuh (Natuursteen).

Huruf Kadiri Kwadrat merupakan huruf spesifik yang hanya berasal dari “Masa Kadiri” dan tidak terdapat pada masa-masa Jawa Kuno lainnya. Prasasti ini terdiri dari 4 (empat) baris dengan bagian terpanjang 190 cm, sedangkan ukuran masing-masing 17 x 50 cm.

Isi Prasasti Pohsarang yang pernah dibaca oleh seorang epigraf  bernama Prof. MM. Sukarto Kartoatmojo adalah:

“934 tewek ning hnu bineheraken da 
Mel samgat Lucem mpu Ghek
sang apanji tepet i pananem
boddhi waringin”

Artinya :
“Tahun 934 Saka (bertepatan 1012 M) batas patok jalan di
luruskan oleh Samgat Lucem Mpu Ghek
Sang Apanji Tepet dengan penanaman
pohon beringin”.

Prasasti Brumbung I
prasasti Brunbung I ini merupakan artefak peninggalan pada masa Kerajaan Kadiri, hal ini dapat diketahui dari Simbol yang dipahatkan pada prasasti tersebut yaitu “Chandra Kapala” (simbol berupa tengkorak bertaring di atas bulan sabit), dalam prasasti ini juga menyebut nama Raja Sri Bameswara.

 Prasasti Brumbung II
Prasasti Brumbung II ini merupakan peninggalan dari Kerajaan Majapahit, simbol kerajaan yang dipahat pada prasasti ini adalah “Surya Majapahit”, (Simbol berupa Sinar Matahari) yang merupakan lambang kerajaan Majapahit.

SELAMAT DATANG DI KABUPATEN KEDIRI UNTUK BERAPRESIASI

Artikel di atas dinukil oleh Tim Pustaka Jawatimuran dari koleksi Deposit – Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur:   Profil Kebudayaan Informasi Nilai-nilai Budaya dan Legenda Kabupaten Kediri. Disbudpar Kabupaten Kediri, Kabupaten Kediri, 2010. 

About these ads

Tentang Pusaka Jawatimuran

Semua tentang Jawa Timur
Galeri | Tulisan ini dipublikasikan di Kediri, Sejarah, Wisata, Wisata Sejarah dan tag , , , , . Tandai permalink.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s