Kesenian, Kabupaten Kediri


Seni Reog
Seperti halnya di Ponorogo, kesenian Reog juga berkembang di wilayah Kabupaten Kediri. Kesenian ini ditarikan oleh 2 orang penari reog, 4 orang penari jaranan, 2 orang penari topeng penthul, 2 orang penari warok, yang menari diiringi gamelan. Salah satu kesenian reog yang ada di Kabupaten Kediri adalah Grup Reog “Ki Ageng Suko Sewu”, dari Desa Gringging, Kecamatan Grogol.

Seni Qosidah
Qosidah adalah jenis kesenian Islami yang berkembang di wilayah Kabupaten Kediri, kesenian ini diyakini sebagai kesenian warisan dari Wali Songo yang menyebarkan Islam di wilayah Jawa Timur. Salah satu grup qosidah yang berkembang di Kabupaten Kediri ini adalah Qosidah “Muhabbatain” dari Kecamatan Kunjang

Seni Tayub
Tayub atau Langen Tayub adalah salah satu bentuk tari pergaulan dan sangat memasyarakat di Kabupaten Kediri. Dalam seni tayub penari putra disebut sebagai Pengibing sedangkan penari putri disebut waranggono yang sekaligus sebagai vokalisnya.

Selain penari ada seorang lagi yang bertugas sebagai pembagi giliran dalam menari dengan mengalungkan sampur pada calon penari berikutnya, tugas ini dilaksanakan oleh Pramugari Salah satu Seni Tayub yang berkembang di Kabupaten Kediri adalah Seni Tayub ” Mekarsari ” yang beralamat di Desa Banyuanyar, Kecamatan Gurah.

Campursari
Seni Campursari merupakan jenis seni musik yang mengkolaborasikan musik tradisional dan musik modem terutama pada alat musiknya yang memadukan antara gamelan dan alat musik modem seperti gitar, organ dan drum. Lagu-lagu yang dibawakannya pun merupakan lagu Jawa yang populer dimasyarakat. Dalam penampilannya seni Campursari menampilkan penyanyi-penyanyi yang sudah cukup temama dan tidak jarang pula dalam penyajiannya menampilkan pelawak sebagai hiburan.

Seni Ludruk
Kesenian Ludruk ini merupakan kesenian yang menampilkan bentuk seni peran. Cerita yang ditampilkan dalam kesenian inipun beragam mulai cerita masa kerajaan sampai dengan masa perjuangan.
Ludruk merupakan kesenian khas Jawa Timur dan berkembang di seluruh wilayah Jawa Timur, di Kabupaten Kediri Kesenian Ludruk juga berkembang dengan baik. Salah satu organisasi kesenian Ludruk a i Kabupaten Kediri adalah Ludruk “Kusuma Baru”, Alamat: Desa Payaman, Kecamatan Plemahan.

Seni Wayang Orang (Wayang Uwong)
Kesenian Wayang Orang, Seperti halnya kesenian di Jawa pada umumnya, Kesenian wayang orang terdapat juga di wilayah Kabupaten Kediri, kesenian ini menampilkan cerita adegan demi adegan dengan mengisahkan lakon Mahabarata maupun Ramayana. Salah satu organisasi kesenian di Kabupaten Kediriadalah Wayang Orang “Sari Budoyo” , Alamat: Jalan Pamenang, Katang, Kecamatan Gampengrejo.

Seni Wayang Kulit
Wayang Kulit merupakan kesenian Jawa yang bernuansa Islami yang mengadaptasi budaya pra-Islam dengan proses akulturasi budaya yang sangat kental, kesenian wayang berkembang pesat di Jawa. Pada mulanya seni pewayangan dikembangkan oleh Wali Songo sebagai penyebar Agama Islam.

Di Kabupaten Kediri ada beberapa bentuk wayang kulit yaitu:
1. Wayang kulit gaya Jawa Timuran
2. Wayang kulit gaya Surakarta
3. Wayang kulit gaya Yogyakarta
Kesenian wayang yang terdapat di Kabupaten Kediri ini tergabung dalam sebuah wadah organisasi PEPADI Alamat Sekretariat: Desa Kawedusan Kecamatan Plosoklaten.

Seni Atraksi Akrobatik
Seni Atraksi Akrobatik ini terdapat di Kecamatan Kras, atraksi ini menampilkan kepiawaian dan ketrampilan sang pawang dalam bergulat dengan binatang buas yang sangat berbahaya, tak jarang dalam melaksanakan aksinya sang pawang melakukan ritual keselamatan terlebih dahulu. Salah satu bentuk atraksi yang ditampilkan dalam kesenian ini antara lain adalah duel dengan King Kobra dan duel dengan buaya, Grup seni atraksi ini dipimpin oleh Mbah Slamet, alamat di Kecamatan Kras.

Debus
Debus merupakan seni akrobatik yang menampilkan unsur kekebalan tubuh sebagai daya tariknya, atraksi yang ditampilkan para pemainnya antara lain adalah berguling-guling di atas pecahan kaca, digantung diatas tiang, diseret dengan kendaraan roda empat dan sebagainya. Atraksi ini menuntut kepiawaian dan ketrampilan pemainnya.

Seni Bantengan
Seperti halnya kesenian jaranan, kesenian bantengan merupakan kesenian rakyat yang tumbuh subur di Kabupaten Kediri khususnya di Daerah timur Kabupaten Kediri, yaitu di Kecamatan Kepung, atraksi yang ditampilkan dari kesenian ini adalah atraksi banteng yang ditarik oleh beberapa orang, tak jarang pemainnya mengalami trance (Ndadi, Jw.).
Dan menampilkan atraksi memakan ayam hidup-hidup salah satu Kesenian bantengan ada di Desa Karang Dinoyo, Kecamatan Kepung Kabupaten Kediri.

Artikel di atas dinukil oleh Tim Pustaka Jawatimuran dari koleksi Deposit – Badan Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur:  Profil Kebudayaan Kabupaten Kediri. Kantor Parsenibud Kabupaten Kediri, Kabupaten Kediri, 2006. 

About these ads

Tentang Pusaka Jawatimuran

Semua tentang Jawa Timur
Galeri | Tulisan ini dipublikasikan di Kediri, Kesenian, Seni Budaya dan tag , , , , , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s